[BUKAN RESENSI BUKU] The Best Drama in Decade

2 May 2012

Ps. Aku tau tulisan ini bakal panjaaang banget, tapi aku menikmati saat-saat aku menulisnya. Read it if you have time. :)

I found another ‘best drama I’ve ever seen’ after a decade, finally!! :D

Sebagai pecinta buku, ada hari-hari di mana saya bisa getol banget membaca. Ada juga hari-hari di mana saya jenuh. Dan bila jenuh menyerang, yang biasa saya lakukan adalah menonton DVD. Dasarnya saya juga senang nonton film sih, jadi ada banyak DVD yang juga saya timbun *uhuk* Nah, ceritanya, bulan April kemarin saya keasyikan nonton DVD lagi nih. Tapi kali ini bukan karena jenuh, melainkan karena saya kena Korean Wave, sebagaimana yang saya tulis di review yang terakhir saya posting. Saya ingin tahu lebih banyak tentang kebudayaan dan gaya hidup orang korea. Dan karena itulah, saya memutuskan mulai melirik timbunan DVD korea.

Setelah menonton beberapa film, tiba-tiba saya kepingin nonton seri drama yang tahun lalu tayang di Indosiar tapi saya belum menontonnya. Judul drama itu adalah Bread, Love, and Dreams / Baker King Kim Tak Goo. Daaannn saya menemukan bahwa drama ini adalah drama terbaik yang pernah saya tonton dalam kurun waktu 11 tahun terakhir (sejak Endless Love / Autumn Tale pada 2001). Jadi kesempatan ini saya pengen berbagi pada pembaca blog ini semua, barangkali sedang jenuh membaca dan ingin nonton DVD, coba deh tonton drama ini.

1d3cb4fb36d55a6a1ecdbeed3b3620db_08_barker_king

SINOPSIS

Latar waktu cerita ini berlangsung, surprisingly, not in 2010. Ceritanya mengambil setting waktu tahun 1970-1980an, bisa dilihat dari model busana, mobil, dan alat komunikasi para tokohnya. Ini menjadikan cerita ini lebih menarik dong buat saya *penggemar novel hisfic gitu*. Perjalanan hidup tokoh-tokoh drama ini sebenarnya bisa dibilang bearakar dari tradisi korea yang menjunjung tinggi keberadaan anak laki-laki dalam keluarga. Karena tidak bisa melahirkan anak laki-laki yang bisa meneruskan perusahaan suaminya, In Suk senantiasa hidup dalam tekanan dari ibu mertuanya. Apa daya, peramal mengatakan bahwa ia dan Presdir GeoSeong tidak ditakdirkan memiliki anak laki-laki. Anak laki-laki Presdir akan diperoleh dari perempuan lain, mendahului anak laki-lakinya yang juga dari pria lain. Pada perjalanannya, Kim Mi Sun, pelayan rumah mereka, sekaligus orang kesayangan Presdir dan Ibu Presdir mengandung. Ini membuat In Suk marah besar dan meminta Manager Han menyingkirkan Mi Sun dan bayinya. Manager Han menuruti semua kata-kata In Suk karena ia mencintai wanita ini meski bertepuk sebelah tangan. Manager Han pulalah yang diperalat oleh In Suk guna mendapatkan seorang putra.

Waktu berlalu, Kim Mi Sun mendapat belas kasihan Manager Han dan hidup dalam pelarian bersama anaknya, Kim Tak Goo. Sementara In Suk membesarkan putranya Gu Ma Jun, ia juga bersekutu dengan Manager Han untuk menjadikan Ma Jun penerus perusahaan GeoSeong. Tapi Presdir Gu yang patah hati bagaimanapun tidak bisa menyayangi Ma Jun. Ma Jun tumbuh besar jadi anak yang manja dan egois. Sampai suatu insiden di pabrik roti mempertemukan Presdir Gu dengan Kim Tak Goo. Kejadian ini memicu Manager Han untuk mengusir Mi Sun dan Tak Goo agar jangan sampai mereka bertemu Presdir Gu lagi. Ketika Mi Sun menyadari bahwa ia tak bisa terus-terusan membesarkan Tak Goo dalam pelarian, ia memutuskan mengirimkan Tak Goo ke rumah Presdir Gu dan meninggalkannya di sana. Tapi kemudian Mi Sun diculik, dan mengalami kecelakaan. Sementara itu Tak Goo keluar dari rumah Presdir untuk mencari-cari orang yang menculik ibunya, sampai 12 tahun kemudian ia terdampar di Pal Bong Bakery dan bertemu dengan So Tae Jo (Gu Ma Jun yang menyamar) dan mulai perjalanan panjangnya menjadi pembuat roti. Nasib kemudian memunculkan pula cinta pertama Tak Goo yang bernama Yu Kyung, yang kelak tumbuh menjadi wanita yang harus mengeraskan hatinya, dan Yang Mi Sun, putri pemilik Pal Bong Bakery yang selalu mengkhawatirkan Tak Goo namun tak sudi mengakui perasaannya sendiri.

4ade77b0e00bb5aa8bdd556f5d0899f9_2010082008503851730_2

MY OPINION

Sinopsis yang saya tulis di atas kelihatannya udah cukup panjang dan berliku ya. Tapi itu baru awalnya saja lho, dan sebagian konflik yang terjadi sepanjang garis besar di atas tidak saya tuliskan. Jadi, plot yang dibuat penulis skenarionya ini benar-benar, benar-benar JUARA!! Dari 30 episode drama ini, tiap episode bisa terbangun klimaks dan anti klimaksnya masing-masing, ceritanya luas, tapi penulis tidak terjebak keluar dari alur utama cerita. Dan tiap episode membuatku menangis.. entah menangis terharu atau menangis karena ngenes liat tokohnya. Kebanyakan sih menangis terharu tapinya. Selain itu, drama tentang pembuat roti juga baru pertama kali ini saya tonton, dan karena saya juga ingin bisa membuat roti, jadilah drama ini makin menyenangkan untuk ditonton.

Kehebatan naskah BLD juga didukung oleh pemain-pemain yang totalitas aktingnya sangat bisa dilihat. Plus, para aktor benar-benar dilatih untuk membuat roti, jadi akting mereka tak sekadar akting :) Wow!

Pemeran para tetua memang aktor lawas dan sudah mumpuni, namun dua pemain utamanya, yaitu Gu Ma Jun (Joo Won) dan Kim Tak Goo (Yoon Shi Yoon) adalah pemain baru. Saya sampai tercengang melihat jumlah film yang dibintangi Yoon dan Joo Woon dari Wikipedia. Benar-benar aktor baru, yang kemudian lahir jadi bintang Hallyu baru. Namun melihat bagaimana keduanya sukses menghidupkan perannya, bisa saja kelak kedua orang ini akan kesulitan melepaskan image Tak Goo dan Ma Jun dalam karir akting mereka. Selain mereka, tokoh-tokoh pemeran Tak Goo dan Ma Jun kecil juga tak bisa dipandang sebelah mata. Aktingnya kereeennn. Pemeran Manager Han juga berhasil membawakan tokoh yang irritating banget, tapi di lokasi jeng-jeng. :))

70fd3abf781123e46a64c2ba303840ee_1-7

c2518f70cb47dd6615b4bc0b8cba966c_1-10

KARAKTER (SPOILER ALERT!)

Karakter masing-masing pemeran kunci dalam cerita ini kuat banget sampai pasti akan membekas dalam ingatanmu selama beberapa lama. Yang jahat nampak jahat dan irritating bener, tapi yang baik bener-bener bisa membuat hati hangat kalau mengingatnya.

Kim Tak Goo ini bisa dibilang tokoh yang amat menyentuh. Kasihan iya, tapi ketulusan, sikap pantang menyerah, dan senyumannya itu selalu bikin semangat menonton serial ini. Pemerannya juga punya senyuman yang hangat :D (entah emang aslinya gitu, atau karena dia berhasil menghidupkan tokoh ini dengan sangat baik). Tak Goo ini teladan untuk bersikap tulus, jujur, tegar dan selalu tersenyum. Karakter ini sangat sangat sangat pas dengan lagu Hope is a Dream that Never Sleep. Dan sudah pasti, dia tokoh yang akan membuat penonton selalu kangen padanya.

Gu Ma Jun adalah tokoh yang irritating. Banget. Tapi di sisi lain tokoh ini kasihan juga karena kesepian dan tertolak. Sikap ketusnya itu adalah satu-satunya cara yang ia tahu untuk melindungi dirinya. Jadi, sejak nonton adegan dia mendatangi Yu Kyung di gudang arsip dan menangis di sana, kurasa penulisnya akan sangat kejam kalo gak memberikan Yu Kyung pada Ma Jun, karena Yu Kyung adalah karakter yang sangat tepat untuk menyembuhkan Ma Jun, dan sebaliknya. Dan aku senang pada akhirnya harapanku kesampaian. Hehehe.. maaf ya Tak Goo! But Ma Jun need her more than you do. Ohya, dalam cerita ini Ma Jun dan Tak Goo gak bisa awet rukun, tapi ada satu adegan yang menyentuh banget buatku yaitu pas akhirnya mereka bisa berteman karena Tae Jo mimisan (sebelum identitas So Tae Jo terbongkar). Liat adegan ini rasanya senenggg banget:

30e5fe6348b27441a53b1ff6233c6964_0

Shin Yu Kyung, mengalami masa kecil yang berat dan tumbuh jadi gadis yang pandai dan idealis. Ketika harga dirinya diinjak-injak, pada akhirnya ia memutuskan membalas dendam dan membuktikan bahwa ia bukan gadis rendahan. Eugene berhasil memerankan Yu Kyung dengan sangat natural, sehingga penonton akan merasa seolah apa yang dilakukan Yu Kyung itu bisa dimaklumi.

Yang Mi Sun ini tokoh yang damai banget, galaunya karena khawatir sama Tak Goo tapi dia tidak mau mengakui. Dan sudah cukup jarang juga ada tokoh utama wanita yang berambut cepak seperti dia. Tapi wajahnya lucu, kalau marah trus membuang muka sambil monyong, rasanya seperti versi hidup tokoh kartun dalam komik :))

PRESTASI

Bicara drama seri buatan televisi swasta, tentu tak lepas dari soal pendapatan dan rating. Tak diketahui berapa pendapatan yang diperoleh drama ini. Yang pasti, soal rating nationwide, sejak episode 3 drama ini menempati peringkat pertama drama paling banyak ditonton di Korea Selatan. (episode 1: 6th, 2: 5th, 4: 2nd) . Sebagian besar episodenya memiliki rating gila-gilaan, hampir selalu di atas 35, terus meroket di atas 40, bahkan episode terakhir menembus angka 50.

Hak tayangnya terjual di banyak negara dan ikut menebarkan Hallyu Wave, sehingga oleh presiden Korea drama ini diganjar dengan Republic of Korea Content Awards, yang pemenangnya adalah langsung dipilih oleh Presiden,Perdana Menteri,dan Menteri Budaya. Di ajang penghargaan KBS Drama Awards 31 Desember 2010 lalu, BLD meraih enam penghargaan di kategori Top Excellent Acting (Jeon In Hwa), Excellence Award (Yoon Si Yoon dan Eugene), Best couple (Yoon Si Yoon dan Lee Young Ah), Writer Award (Kang Eun Kyung), dan Young Actor Awards (Oh Jae Mo). Kesuksesan ini sampai membuat para pemainnya menangis terharu, well, untuk semua totalitas yang udah diberikan seluruh team, mereka layak kok.

9112df552f91a5a197316401d6c01f38_takgu_100917

Yang membuatku salut lagi adalah, sedianya serial ini dirancang 50 episode, namun berhasil dipadatkan hingga 30 episode dan pihak produksi menolak memperpanjang cerita meskipun banyak pengiklan siap mengisi slot iklan dengan alasan tidak ingin merusak cerita. Hmmm Keren sih.. Tapi di sisi lain, ini korama pertama yang bikin aku pengen nonton season 2 nya T_T

Ohya, ada dua soundtrack yang sangaaaat kusukai dari drama ini, judulnya Hope is a Dream that Never Sleep (yang dinyanyikan oleh personel SUJU, KyuHyun ternyata suaranya bagus lho) dan That Person (dibawakan oleh Lee Seung Chul). Pokoknya, nonton korama ini membuatku ketawa, nangis, ketawa lagi, nangis lagi, sampe kebawa mimpi karena penasaran sama episode selanjutnya. Pantaslah diganjar dengan the best drama in decade :)

94c5eea7d8cb3bf54e8cb8618b99d262_0603-bread

Ps. Dalam kehidupan nyata, kayaknya Yoon Shi Yoon cocok juga sama Lee Young Ah, they’re so cute :)

aa25d1b07289566f7c4716c6c3ae5a5b_bk31

a492553c245cc934a1f0a0d3a0c956f2_1-2


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post